Sejarah Singkat Sunan Kalijaga
Sunan Kalijaga merupakan salah satu anggota Wali Songo yang berasal dari Tuban, Jawa Timur. Nama asli Sunan Kalijaga adalah Raden Mas Said.
Sunan Kalijaga merupakan Waliyullah yang tergabung dalam anggota dewan Walisongo. Beliau dikenal sebagai wali yang berperan penting dalam penyebaran agama Islam di Pulau Jawa. Selain menjadi Ulama, beliau juga menjadi penasihat keraton, seniman, dan arsitek yang ulung. Ia sangat toleran pada budaya lokal.
Sunan Kalijaga lahir di Tuban pada tahun 1450, beliau adalah buah hati dari pasangan Tumenggung Wilatikta dan Dewi Retno Dumilah. Sunan Kalijaga wafat pada tanggal 12 Muharram 1513 saka (sekitar 17 Oktober 1592 M). Beliau dimakamkan di Daerah Kadilangu, Kabupaten Demak.
Penerus Sunan Kalijaga
Sunan Kalijaga menikah dengan Dewi Saroh dan dikaruniai 4 orang anak yaitu,
- Sunan Muria
-
Nyi Ajeng Serang III
-
Dewi Rakayuh
-
Dewi Sofiah
Cara dakwah Sunan Kalijaga
Sunan Kalijaga terkenal dengan cara dakwahnya yang menggunakan kesenian dan kebudayaan. Dalam berdakwah, beliau menggunakan kesenian dan kebudayaan rakyat setempat, seperti melalui wayang kulit dan tembang suluk. Sunan Kalijaga memberikan nilai – nilai agama Islam pada kesenian dan kebudayaannya agar dapat diterima oleh masyarakat.
Julukan Sunan Kalijaga
Asal Usul Nama Sunan Kalijaga ada beberapa Versi, Salah Satunya,
Ketika menjadi murid Sunan Bonang, saat gurunya Sunan Bonang menancapkan tongkatnya di pinggir kali. Ia meminta Raden Sahid menjaga tongkatnya hingga tiga tahun lamanya. Setelah itu, Raden Sahid mulai dikenal dengan sebutan “Jogo Kali” yang akhirnya berubah menjadi “Kali Jogo” atau Kalijaga.
