Memuat tanggal…

QR Code

Alhamdulillah, pisang kepok di kebun rumah tahfidz masjid quwwatul Islam mulai berbunga. InsyaaAllah akan berbuah bertepatan dengan Idul Adha 1447Hijiriah atau lebaran haji.

Terimakasih kepada yang sudah menanamnya, serta bagi para pewakaf rumah tahfidz. semoga menjadi shodaqoh jariyah. Aamiin ya rabbal alamin.


Pisang, buah tropis yang mudah ditemukan dan digemari berbagai kalangan, bukan hanya lezat tetapi juga menyimpan segudang manfaat untuk kesehatan. 
Tanaman pisang merupakan tumbuhan herba raksasa yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat di seluruh dunia, khususnya di wilayah tropis.

Asal Usul dan Persebaran

Pisang diyakini berasal dari kawasan Asia Tenggara, dengan pusat keanekaragaman utama berada di daerah Malesia (termasuk Indonesia, Papua, dan Australia tropika).  Dari Asia Tenggara, pisang kemudian menyebar ke berbagai penjuru dunia melalui Samudra Atlantik menuju Madagaskar, Afrika, dan Amerika Latin, serta ke Hawaii melalui Samudra Pasifik.  Sejak ribuan tahun sebelum Masehi, pisang telah dibudidayakan dan diadaptasi di berbagai iklim tropis. 

Klasifikasi Ilmiah

Dalam taksonomi, pisang memiliki klasifikasi sebagai berikut: 

Kategori TaksonomiKlasifikasi
KingdomPlantae (Tumbuhan)
SubkingdomTracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super DivisiSpermatophyta (Menghasilkan biji)
DivisiMagnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
KelasLiliopsida (Berkeping satu / Monokotil)
SubkelasCommelinidae
OrdoZingiberales
FamiliMusaceae (Suku pisang-pisangan)
GenusMusa
SpesiesMusa × paradisiaca L. (umum dibudidayakan), Musa sp.

Morfologi Tanaman Pisang

  • Buah: Buah pisang tersusun dalam tandan, yang setiap tandannya terdiri dari beberapa sisir. Setiap sisir mengandung 6-22 buah, tergantung varietasnya. Umumnya buah pisang yang dikonsumsi tidak berbiji (partenokarpi).
  • Akar: Sistem perakaran pisang adalah serabut, tumbuh dari bonggol (umbi batang) di bawah permukaan tanah. Akar menyebar ke samping dan menembus tanah hingga kedalaman 150-200 cm. 
  • Batang: Pisang memiliki dua jenis batang, yaitu batang asli (bonggol) yang berada di dalam tanah dan batang semu. Batang semu terbentuk dari pelepah daun yang saling menutupi, tumbuh tegak di atas permukaan tanah, dan mengandung banyak air. 
  • Daun: Daun pisang berukuran besar, memanjang, lonjong, dan umumnya mudah robek. Letaknya terpencar dengan tangkai yang relatif panjang.
  • Bunga (Jantung Pisang): Bunga pisang tumbuh menjuntai dari ujung batang semu. Tersusun dalam daun pelindung dan membentuk sisir. Bunga betina berada di pangkal, sementara bunga jantan di ujung tandan.  

Varietas Unggul di Indonesia

Indonesia kaya akan beragam varietas pisang. Beberapa yang populer dan unggul antara lain:

  • Pisang Ambon ; Daging putih kekuningan, rasa manis legit, aroma harum, kulit kuning mulus.  Pemanfaatan biasanya untuk konsumsi langsung, smoothie, jus, sale, dodol, selai, tepung pisang, makanan pendamping bayi, dll.
  • Pisang Raja ; Ukuran sedang hingga besar, rasa sangat manis dan legit, tekstur padat, kulit kuning oranye dengan bintik cokelat saat matang. Pemanfaatan untuk konsumsi langsung, pisang goreng, pisang kukus, kolak, pisang bakar, camilan tradisional, dll.
  • Pisang Kepok : Bentuk pendek gemuk, kulit tebal (hijau saat mentah, kuning saat matang), tekstur agak padat, rasa legit sedikit asam.  Pemanfaatan umumnya untuk olahan seperti keripik pisang, kolak, pisang rebus/kukus, pisang goreng, dll. 
  • Pisang Cavendish: Ukuran besar, kulit kuning cerah, tekstur lembut. Pemanfaatan untuk konsumsi segar dan diekspor.   
  • Pisang Mas ; Ukuran kecil, kulit tipis berwarna keemasan, tekstur halus, aroma harum, rasa manis seperti madu.
  • Konsumsi langsung ; kripik pisang, sari buah, sale, selai, tepung pisang.
  • Pisang Tanduk; Ukuran besar dan panjang (mirip tanduk), kulit tebal, daging putih/kekuningan, rasa kurang manis. Pemanfaatan untuk olahan seperti pisang goreng, pisang kukus, keripik pisang, kue nagasari. 
  • Pisang Barangan; Kulit kuning cerah dengan bintik hitam saat matang, tekstur lembut, rasa manis. Pemanfaatan umumnya untuk konsumsi langsung dan hidangan penutup. 
  • Pisang Susu ; ukuran tidak terlalu besar, kulit tipis kuning keemasan, rasa manis lembut dengan aroma khas. Pemanfaatan umumnya untuk konsumsi langsung (camilan sehat), cocok untuk anak-anak dan ibu hamil/menyusui.  

Perbanyakan Tanaman Pisang

Perbanyakan tanaman pisang umumnya dilakukan secara vegetatif. Metode yang digunakan antara lain: 

  1. Anakan: Memisahkan anakan yang tumbuh di sekitar induk dan menanamnya kembali. Anakan yang baik memiliki tinggi sekitar 10-15 cm atau lebih.  ,  , 
  2. Bonggol: Menggunakan bonggol (umbi batang) dari tanaman induk yang sehat. Bonggol dipotong, dibersihkan, dan diinduksi untuk menumbuhkan tunas baru.  ,  , 
  3. Bit: Bagian bonggol yang telah dipisahkan dari anakan dan memiliki mata tunas, kemudian ditanam. 
  4. Kultur Jaringan: Metode modern yang menghasilkan bibit dalam jumlah banyak, seragam, dan bebas penyakit, meskipun membutuhkan investasi awal yang lebih besar.

Musim Panen Pisang

Pisang dapat dipanen kapan saja karena pertumbuhannya yang tidak mengenal musim, terutama di daerah dengan hujan merata sepanjang tahun.  Waktu panen buah pisang umumnya berkisar antara 3-4 bulan (sekitar 80-120 hari) setelah bunga mekar atau jantung pisang dipotong, tergantung varietas dan kondisi iklim. 

Ciri-ciri pisang siap panen antara lain: 

  • Kulit buah menjadi lebih cerah atau berubah dari hijau pekat menjadi hijau kekuningan (tergantung jenis).
  • Bentuk buah membulat dan tidak bersiku tajam, ujung buah membundar sempurna.
  • Buah terasa sedikit empuk saat ditekan lembut.
  • Bunga/putik di ujung buah mengering dan mudah dipatahkan.
  • Jika terdapat 2-3 buah yang mulai matang di pohon.

Kandungan Gizi dan Manfaat Kesehatan

Pisang adalah sumber nutrisi yang kaya dan bermanfaat bagi tubuh. Kandungan gizi per 100 gram pisang meliputi: 

NutrisiJumlah (per 100g)% Angka Kecukupan Gizi Harian
Kalori89 kcal
Karbohidrat22.8 – 32 gram
Protein1 – 1.3 gram
Serat2 – 2.6 gram
Lemak< 1 gram
Vitamin B615-33%
Vitamin C15-31%
Kalium8-14%
Magnesium
Provitamin A1-23%
Zat Besi
Fosfor
Kalsium11 mg
Air70 – 75%

Selain nutrisi di atas, pisang juga mengandung antioksidan seperti dopamin, katekin, senyawa fenol, dan karoten. 

Manfaat untuk Kesehatan

  • Sumber Energi: Karbohidrat sederhana dan kompleks dalam pisang menyediakan energi cepat dan berkelanjutan. 
  • Mendukung Kesehatan Pencernaan: Kandungan serat membantu melancarkan pencernaan, mencegah sembelit, dan menjaga kesehatan saluran pencernaan.  
  • Menjaga Kesehatan Jantung: Kalium dan magnesium berperan penting dalam menjaga fungsi jantung dan sirkulasi darah, serta mengatur tekanan darah.  
  • Mengurangi Risiko Batu Ginjal: Asupan kalium yang cukup dapat menurunkan risiko pembentukan batu ginjal. 
  • Membantu Pengelolaan Berat Badan: Serat memberikan efek kenyang lebih lama, membantu mengontrol nafsu makan.  , 
  • Mengurangi Mual saat Hamil: Pisang dapat membantu mengurangi mual pada ibu hamil. 
  • Mengatasi Anemia: Kandungan zat besi mendukung pembentukan hemoglobin.
  • Melancarkan Aliran Oksigen ke Otak: Kalium memastikan sirkulasi oksigen yang baik ke otak. 
  • Meningkatkan Suasana Hati: Kandungan triptofan mendukung produksi serotonin, yang dikenal sebagai hormon kebahagiaan. 
  • Perlindungan Antioksidan: Antioksidan melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.  

Manfaat lainnya

  • Jantung Pisang: Digunakan sebagai sayuran dalam masakan atau sebagai obat luar di beberapa daerah.
  • Daun Pisang: Sering dimanfaatkan sebagai pembungkus makanan, memberikan aroma khas pada masakan.  , 
  • Batang Pisang (Gedebog): Dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak, pupuk kompos, atau bahan kerajinan. 

Pisang adalah anugerah alam dengan berbagai manfaat, menjadikannya komoditas penting baik dari sisi pangan, kesehatan, maupun ekonomi.

Lokasi

Pohon alpukat salah satunya berada di kebun Masjid quwwatul Islam salah satunya berada di sayap utara masjid :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *