Bungur pohon (Lagerstroemia speciosa) termasuk spesies pohon yang berasal dari Asia selatan tropis. Pohon bungur besar merupakan pohon gugur dengan bunga merah muda cerah hingga ungu muda. Bungur pohon juga biasa disebut dengan Bungur Besar, Bungur Biasa, Bungur Kebo atau Pohon Bungur, Bungur kuwal, Bungur bener (Lampung), Bungur tekuyung (Palembang), Ketangi, Laban, Wungu (Jawa Tengah), Bhungor, Wungur (Madura). Berbeda dengan jenis bungur lainnya, Bungur pohon dapat mencapai ketinggian 24 meter.
Bungur ditemukan tersebar di Filipina, Thailand, Indonesia, dan Jepang. Tumbuh dengan baik di tanah gersang ataupun di tanah subur. Terkadang, bungur ditanam juga sebagai pohon hias atau pohon pelindung di pinggir jalan. Masyarakat tertentu di Filipina memanfaatkan daunnya untuk obat diabetes dan masalah kemih.
Bungur pohon dulu juga banyak ditanam di pekuburan. Kini selain ditanam sengaja di pinggir jalan raya dan halaman rumah, juga banyak tumbuh liar di tepian sungai.
Habitat tanaman Bungur tumbuh pada tanah basah atau tanah yang kadang – kadang digenangi air, tetapi tidak tumbuh pada tanah gambut. Jenis ini dapat pula tumbuh pada tanah kering yang kurang subur dan pada padang alang-alang, baik pada tanah liat maupun pada tanah liat berpasir. Bungur dapat tumbuh ideal di iklim basah hingga agak kering d pada ketinggian 0 – 800 meter dari permukaan laut.
Tanaman Bungur pohon yang memiliki nama ilmiah Lagerstroemia speciosa (L.) Pers, adalah sejenis tumbuhan berwujud pohon atau perdu yang dikenal sebagai pohon peneduh jalan atau pekarangan. Bunganya berwarna merah jambu, bila mekar bersama-sama akan tampak indah.
Klasifikasi
- Subkingdom : Tracheobionta
- Superdivisi : Spermatophyta
- Divisi : Magnoliophyta
- Kelas : Magnoliopsida
- Subkelas : Rosidae
- Ordo : Myrtales
- Famili : Lytraceae
- Genus : Lagerstroemia
- Spesies : Hibiscus speciosa (L.) Pers. Sinonim ; Munchausia speciosa, Lagerstroemia reginae, Lagerstroemia flos-reginae.
Bungur dapat tumbuh ideal dengan cahaya matahari penuh dan pertumbuhannya terganggu jika ditanam di tempat teduh. Tanaman ini tahan terhadap kondisi kekeringan. Pada musim kemarau bungur menggugurkan daunnya, Bunga-bunga biasanya muncul bersamaan dengan munculnya daun-daun baru. Perbanyakan tanaman ini dapat dilakukan melalui generatif (biji) dan vegetatif (cangkok).
Morfologi
- Bunga bungur memiliki daun mahkota yang keriting (‘crinkly’) seperti kertas krep. Mahkota bunga ini berjumlah 5 untuk setiap bunganya. Bunganya merupakan bunga majemuk bentuk malai (panicula), yang tumbuh di ujung cabang atau di ketiak daun yang tinggi. Bungur berbunga dengan baik hanya pada daerah-daerah dengan perbedaan musim hujan dan musim kemarau yang jelas.
- Warna bunga bungur jenis Bungur pohon ini berwarna lembayung muda, pink atau putih.
- Batangnya terdapat bercak-bercak warna kuning yang tidak teratur .
- Daun bungur berupa daun tunggal, bertangkai pendek, bentuknya oval atau ellips memanjang.
- Buahnya adalah buah kapsul yang berkayu, berbentuk bola sampai bulat memanjang.
Kandungan Penting
Flavonoid, saponin, tannin, asam corosolik, ellagitannin lagerstroemin, gallotannin, steroid, terpenoid, antrakuinon glycosida, senyawa fenolik, asam amino, alkaloid, minyak atsiri (terpineol, pinene, mycrene, bisabolene).
Manfaat
Mengobati diare, menyembuhkan darah tinggi, menyembuhkan kencing batu, kencing manis/diabetes, kencing darah dan eksim.
Eksim
- Siapkan 5 g biji bungur yang telah matang, ½ sdt minyak kelapa.
- Sangrai biji lalu tumbuk sampai menjadi serbuk halus, tambahkan ½ sendok teh minyak kelapa lalu aduk sampai rata.
- Oleskan ramuan pada bagian kulit yang terkena eksim.
Diabetes/ Kencing manis
- Cuci 8 lembar daun bungur segar sampai bersih lalu rebus dengan 3 gelas air hingga mendidih dan air tersisa 1 gelas.
- Saring rebusan lalu minum sekaligus pada pagi hari.
Gambar











Sumber : Plantnet, Global Biodiversity Information Facility (GBIF) & Dari berbagai sumber