QR Code

Puasa itu sehat, tapi bisa jadi cara kita berbuka puasa menjadi “jebakan metabolik,” kalau tidak berhati-hati.

Banyak orang merasa: “Kan seharian nggak makan, jadi bebas dong?”

Justru di situlah sering terjadi apa yang disebut glucose spike.

Apa Itu Glucose Spike?

Glucose spike adalah lonjakan gula darah secara cepat dan tinggi dalam waktu singkat setelah makan. Glucosa spike biasanya terjadi ketika perut kosong lama lalu langsung diberi gula karbo sederhana dalam jumlah besar sehingga tubuh yang seharian stabil, tiba-tiba “kaget”.

Mengapa bisa terjadi saat berbuka puasa?

Saat puasa kadar insulin rendah, lambung kosong dan tubuh adaptif, Namun ketika berbuka dengan teh manis pekat, srup manis, kolak tinggi gula, Gorengan dan nasi putih banyak, maka akan terjadi lonjakan gula darah. Tubuh harus memproduksi insulin besar-besaran. Jika ini berulang kali, terjadi, metabolisme tubuh akan terganggu.

Pemicu glucosa spike ini apabila pola tidak baik sering terjadi saat berbuka puasa ;

  • “Balas dendam” makan
  • Minuman manis sebagai pembuka utama
  • Karbo sederhana berlebihan
  • Kurang serat dan protein
  • Makan terlalu cepat

Puasa sehat bisa berubah jadi “latihan naik turun gula darah”.

Glucose spike akan menimbulkan beberapa dampak buruk bagi kesehatan jika terjadi berulang kali, seperti :

  1. Resistensi insulin meningkat
  2. Lemak perut bertambah
  3. Mudah mengantuk setelah berbuka
  4. Peradangan meningkat
  5. Risiko diabetes dan hipertensi naik
  6. Energi jadi tidak stabil

Ironisnya, orang merasa “habis berbuka puasa, malah lemas”.

Cara Mengendalikan glucose spike

  • Awali buka dengan air putih
  • Kurma 1–2 butir saja
  • Tambahkan protein dan serat sebelum karbo besar
  • Makan bertahap, jangan langsung porsi besar
  • Kurangi minuman gula cair
  • Kunyah perlahan
  • Contoh urutan ideal : Air → kurma → sup/sayur → protein → karbo secukupnya. Prinsipnya makanan naik perlahan, bukan melonjak tajam.

Glucose spike bukan karena ibadah puasanya, tetapi karena cara berbuka puasa yang salah. Puasa bukan hanya soal menahan makan, tetapi tentang mengatur respons tubuh. Jika berbuka puasa dilakukan dengan bijak, maka ;

  • Gula darah stabil
  • Energi tahan lama
  • Berat badan lebih terkontrol
  • Ibadah lebih fokus

Puasa akan tetap membuat tubuh sehat, bugar dan aman jika dilakukan dengan kesadaran.

Sumber : Duta Husada-Sehat Tanpa Obat (WAG Ayo makan herbal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tulisan khasanah kesehatan Islam lainnya :